Image and video hosting by TinyPic
relojes para web free clock for website
KOMENTAR & SARAN
Muatan Lokal
Jumat, 06 Agustus 2010
1. Jenis Mata Pelajaran Muatan Lokal
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah yang merupakan kelompok mata pelajaran tersendiri. Oleh karena itu Kurikulum SMA Negeri 1 Banjar menghadirkan dua jenis mata pelajaran muatan lokal. Mata pelajaran dimaksud adalah Bahasa Daerah Bali dan Pendidikan Budi Pekerti.
Berdasarkan struktur kurikulum SMA Negeri 1 Banjar yang telah ditetapkan maka kedua kelompok mata pelajaran muatan lokal tersebut mendapatkan alokasi waktu 3 jam pelajaran. Dalam hal ini, Bahasa Daerah Bali mendapatkan alokasi waktu 2 jam pelajaran sedangkan pendidikan Budi Pekerti mendapatkan alokasi 1 jam pelajaran

2. Strategi Pemilihan Muatan Lokal
Pemilihan mata pelajaran muatan lokal dilaksanakan dengan mempertimbangkan kurikulum muatan lokal yang telah disusun Dinas Pendidikan Pemudan dan Olah raga Provinsi Bali, serta mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal SMA Negeri 1 Banjar. Berdasarkan pertimbangan dimaksud maka Kurikulum SMA Negeri 1 Banjar menetapkan mata pelajaran muatan lokal yaitu Bahasa Daerah Bali dan Pendidikan Budi Pekerti.
Pemilihan kedua mata pelajaran muatan lokal tersebut dimaksudkan agar peserta didik dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh disekolah dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Peserta didik yang memiliki kompetensi tinggi pada mata pelajaran Bahasa Daerah Bali dan Pendidikan Budi Pekerti diyakini mampu berkontribusi secara positif baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

3. Pelaksanaan Muatan Lokal
Sebagai bagian dari kelompok mata pelajaran, maka mata pelajaran muatan lokal dilaksanakan baik secara intra kurikuler maupun ekstra kurikuler. Secara intra kurikuler mata pelajaran Bahasa Daerah Bali dan Pendidikan Budi Pekerti diintegrasikan ke dalam struktur kurikulum SMA Negeri 1 Banjar sehingga terwujud dalam kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas. Melalui kegiatan pembelajaran di kelas, maka memungkinkan pelaksanaan kegiatan tatap muka, kegiatan terstruktur dan kegiatan mandiri tak terstruktur.
Sedangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler kelompok mata pelajaran muatan lokal ini terintegrasi ke dalam berbagai jenis kegiatan pengembangan diri. Mata Pelajaran Bahasa Daerah Bali berintegrasi dalam kegiatan pesantian, Darma wacana, Pidarta Bahasa Bali serta Darma tula. Di lain pihak, Mata Pelajaran Pendidikan Budi Pekerti terkemas dalam kegiatan Yoga, kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan keagamaan.
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Muatan Lokal tercantum pada table berikut :

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal

Mata Pelajaran Bahasa Bali

Kelas X Semester 1

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam waacana lisan non sastra melalui mendengar pidato, informasi (siaran berita dan non berita), baik dari media elek-tronik, ceramah, cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui rekaman. 1.1 Mendengarkan pidato,informasi dan media elektronik, pembahasan teks dan memberi tanggapan.
1.2
Menyimak cerita yang diceritakan atau dibacakan.

2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat gagasan, tanggapan dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan non sastra dan melakukan diskusi berbagai masalah. 2.1 Memimpin rapat atau diskusi.
2.2 Menyampaikan pidato gagasan atau penyambutan.
2.3 Bercakap-cakap tentang pengalamnan kegiatan
2.4 Mendiskusikan masalah diperoleh dalam informasi surat kabar/ media elektronik.
2.5 Membahas isi buku pelajaran.

3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan non sastra dengan berbagai teknik membaca (lancar, cepat, memadai) secara intensif dan ekstensif, berhuruf latin dan aksara Bali. 3.1 Membacakan pidato atau sambutan.
3.2 Membaca wacana berbagai masalah.

4. Mampu mengungkapkan pikiran, gagasan dan perasaan dalam bentuk tulisan berbagai komposisi. 4.1 Menulis teks pidato, sambutan.
4.2 Menulis surat pribadi. 4.3 Menyalin.

Kelas X Semester 2

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
5. Mampu mendengar dan memahami serta menanggapi wacana lisan sastra, melalui pembacaan cerpen, cerita klasik, puisi, geguritan dan drama 5.1 Mendengar lagu pupuh, dari sekar alit.
5.2 Mendengarkan baca puisi Bali anyar.
5.3 Mendengar ceramah pengajaran kesussastraan Bali. 5.4 Mendengarkan cerita/ pembacaan cerita
6. Mampu menngungkap pikiran, gagasan dan perasaan berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui membahas atau mendiskusikan isi cerita, gending dan geguritan, prosa, puisi dan drama 6.1 Membahas atau mendiskusikan hasil karya sastra
7. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan satra, melalui membaca dan melagukan pupuh, geguritan, cerita Bali klasik, puisi, prosa dandramageguritan, prosa, puisi dan drama.

7.1 Membaca dan melagukan pupuh dan geguritan.

7.2 Membaca kutipan cerita Bali klasik.

7.3 Membaca dan menganalisis cerpen.

7.4 Membaca kutipan novel.

7.5 Membaca dan mendramatisasikan kutipan drama.

7.6 Membaca puisi Bali modern (anyar).

8. Mampu mengungkapkan gagasan dan perasaan dalam berbagai bentuk sastra tulis, pupuh dan geguritan, puisi dan seperti dalam berbagai latar, dan tema 8.1 Menulis puisi dan cerpen.

8.2 Menulis lagu Sekar alit.

Kelas XI Semester 1

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Mampu menyimak dan memahami serta menanggapi berbagai wacana lisan non sastra melalui berbagai informasi dan sumber. 1.1 Menyimak pidato sambutan dalam suatu upacara.
1.2 Menyimak pembacaan wacana dan pembicaraan, ceramah.
1.3 Menyimak diskusi, Widyatula.
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, perasaan dalam berbagai bentuk komposisi non sastra. 2.1 Menulis karangan.
2.2 Menyalin.
2.3 Kesusastraan (Pupuh dan Wirama).
2.4 Cerita yang dibacakan guru.
3. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, perasaan dalam berbagai bentuk komposisi non sastra.3.1 Menulis karangan.
3.2 Menyalin.
3.3 Kesusastraan (Pupuh dan Wirama)
3.4 Cerita yang dibacakan guru.
4. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, perasaan dalam berbagai bentuk komposisi non sastra. 4.1 Menulis karangan.
4.2Menulis surat remaja.
4.3 Menulis dengan aksara Bali.

Kelas XI Semester 2

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
5. Mampu memahami dan menanggapi ikhtisar kesusastraan Bali bentuk isi serta mampu menganalisa cerpen, atas struktur pengarang.5.1 Puisi Bali anyar.
5.2
Satua bawak (Cerpen).
5.3 Pupuh/sekar alit.
5.4 Wirama/Sekar agung. 5.6 Menyalin dengan aksara Bali.

Kelas XII Semester 1

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ikhtisar kesusastraan Bali, bentuk dan isi serta mampu mengana-lisa cerpen atas struktur dan pengarang. 1.1 Membaca wacana/ teks dengan wacana bahasa Bali.
1.2 Menganalisis cerpen atas struktur tata bahasa dan pengarangannya
2. Mampu mengungkap-kan, menemukan kata-kata sulit / khusus dalam wacana atau bacaan dan mampu mengembangkan makna kosa kata dalam berkomunikasi lisan ataupun tertulis.2.1 Mengembangkan mak-na kosa kata, perubahan makna dan majas.
3. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui mendengarkan dan mendis-kusikan pembacaan cerita pendek dan pembacaan teks drama. 3.1 Mendengarkan pembacaan cerpen dan drama.

Kelas XII Semester 2

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
4. Mampu memahami serta menanggapi berbagai ikhtisar kesusastraan Bali, bentuk dan isi serta mampu menganalisa cerpen atas struktur dan pengarang.4.1 Menulis aksara Bali dalam aksara anceng.
4.2
Menulis karangan (kreatif, ciptaan). 4.3Mengenal ikhtisar kesusastraan Bali.
5. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran dan perasaan dalam berbagai wacana lisan non sastra melalui menanggapi informasi tertentu (tanggapan, dalam seminar, pidato dan penyampaian intisari bacaan) serta dialog. 5.1 Berdialog tentang suatu masalah.

Label:

posted by admin @ 21.58  
0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home
 
Kepala Sekolah
Photobucket  
Berita Terkini
Dokumen
Rujukan
© SMAN 1 BANJAR, BULELENG Blogger Templates by ICT Team